apa saja batasan kondisi operasi untuk konverter frekuensi?

Umpan balik dari pemasok unit mengingatkan Anda bahwa konverter frekuensi merupakan instrumen elektronik yang relatif presisi, dan terdapat banyak keterbatasan pada kondisi pengoperasiannya dalam aplikasi praktis. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa banyak pelanggan domestik, kecuali beberapa yang memiliki ruang mesin khusus, memasang konverter frekuensi langsung di lokasi industri untuk mengurangi biaya. Lokasi kerja umumnya berdebu, dengan suhu tinggi, dan di wilayah selatan, terdapat pula masalah kelembapan tinggi. Untuk industri kabel, terdapat debu logam, gas korosif, dan debu pada industri seperti keramik dan percetakan, serta persyaratan tahan ledakan pada tambang batu bara dan tempat lainnya.

1. Jangan memasang konverter frekuensi pada peralatan yang bergetar, karena sekrup sambungan sirkuit utama di dalam konverter frekuensi rentan kendor, dan banyak konverter frekuensi rusak karena alasan ini.

2. Masalah kabel: Sebaiknya hubungkan sakelar udara ke ujung input konverter frekuensi untuk melindungi nilai arus agar tidak terlalu besar, agar tidak terbakar terlalu parah jika terjadi korsleting. Terminal 'N' tidak boleh dibumikan. Usahakan agar kabel kontrol tidak terlalu panjang. Karena hal ini membuat papan kontrol rentan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat menyebabkan kesalahan pengoperasian, serta kerusakan pada papan kontrol, sebaiknya gunakan kabel berpelindung dengan panjang lebih dari 2 meter. Jangan memasang kontaktor arus tinggi dan sering dioperasikan di dekat konverter frekuensi, karena dapat menyebabkan interferensi yang signifikan dan seringkali menyebabkan konverter frekuensi mengalami malfungsi (menampilkan berbagai kerusakan).

3. Sebaiknya jangan mengandalkan pengereman konverter frekuensi itu sendiri untuk parkir darurat yang sering terjadi, tetapi tambahkan unit pengereman atau gunakan pengereman mekanis. Jika tidak, konverter frekuensi akan sering terdampak oleh gaya gerak listrik balik motor, dan tingkat kegagalan akan meningkat drastis.

4. Jika konverter frekuensi sering beroperasi pada kecepatan rendah di bawah 15Hz, kipas pendingin tambahan harus ditambahkan ke motor!

5. Debu dan kelembapan adalah penyebab paling fatal bagi konverter frekuensi. Sebaiknya pasang konverter frekuensi di ruangan ber-AC atau di kabinet listrik dengan filter debu, dan bersihkan debu pada papan sirkuit dan radiator secara teratur. Sebaiknya keringkan papan sirkuit dengan pengering rambut sebelum menyalakan konverter frekuensi yang telah dimatikan selama beberapa waktu.

6. Jika kipas pendingin konverter frekuensi rusak, akan terjadi proteksi panas berlebih. Jika kipas mengeluarkan suara, sebaiknya diganti.

7. Beberapa pabrik menggunakan generator untuk pembangkit listrik, tetapi tegangannya tidak stabil dan konverter frekuensi sering rusak. Pemasangan perangkat stabilisasi tegangan atau proteksi tegangan lebih pada generator akan memberikan dampak yang baik.

8. Proteksi petir juga penting. Meskipun jarang terjadi, konverter frekuensi akan mengalami kerusakan parah jika tersambar petir. Konverter frekuensi dengan pasokan air bertekanan konstan paling rentan terhadap sambaran petir karena memiliki pipa penangkal petir yang menjorok ke langit.