Pemasok unit pengereman konverter frekuensi mengingatkan Anda bahwa konverter frekuensi adalah perangkat kontrol daya yang menggunakan teknologi konversi frekuensi dan teknologi mikroelektronika untuk mengendalikan motor AC dengan mengubah frekuensi catu daya kerja motor. Konverter frekuensi terutama terdiri dari penyearah (AC ke DC), penyaringan, inversi (DC ke AC), unit pengereman, unit penggerak, unit deteksi, unit mikroprosesor, dll. Konverter frekuensi menyesuaikan tegangan dan frekuensi catu daya keluaran dengan memutus IGBT internal, menyediakan tegangan catu daya yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan aktual motor, sehingga mencapai penghematan energi dan pengaturan kecepatan. Selain itu, konverter frekuensi juga memiliki banyak fungsi perlindungan, seperti arus lebih, tegangan lebih, perlindungan kelebihan beban, dll. Dengan peningkatan otomasi industri yang berkelanjutan, konverter frekuensi juga telah banyak digunakan.
Klasifikasi konverter frekuensi
Terdapat berbagai metode klasifikasi untuk konverter frekuensi. Berdasarkan mode kerja sirkuit utamanya, konverter frekuensi dapat diklasifikasikan menjadi konverter frekuensi tipe tegangan dan konverter frekuensi tipe arus; Berdasarkan mode sakelar, konverter frekuensi dapat dibagi menjadi konverter frekuensi yang dikontrol PAM, konverter frekuensi yang dikontrol PWM, dan konverter frekuensi yang dikontrol PWM frekuensi pembawa tinggi; Berdasarkan prinsip kerjanya, konverter frekuensi dapat diklasifikasikan menjadi konverter frekuensi kontrol V/f, konverter frekuensi kontrol frekuensi slip, konverter frekuensi kontrol vektor, dan sebagainya; Berdasarkan penggunaannya, konverter frekuensi dapat diklasifikasikan menjadi konverter frekuensi serbaguna, konverter frekuensi khusus berkinerja tinggi, konverter frekuensi frekuensi tinggi, konverter frekuensi fase tunggal, dan konverter frekuensi tiga fase.
VVVF: Ubah tegangan, ubah frekuensi. CVCF: Tegangan konstan, frekuensi konstan. Catu daya AC yang digunakan di berbagai negara, baik untuk rumah tangga maupun pabrik, memiliki tegangan dan frekuensi 400V/50Hz atau 200V/60Hz (50Hz), dan seterusnya. Biasanya, perangkat yang mengubah daya AC dengan tegangan dan frekuensi tetap menjadi daya AC dengan tegangan atau frekuensi variabel disebut "konverter frekuensi". Untuk menghasilkan tegangan dan frekuensi variabel, perangkat tersebut pertama-tama perlu mengubah arus bolak-balik dari catu daya menjadi arus searah (DC).
Konverter frekuensi yang digunakan untuk kontrol motor dapat mengubah tegangan dan frekuensi.
Prinsip kerja konverter frekuensi
Kita tahu bahwa ekspresi untuk kecepatan sinkron motor AC adalah:
n=60 f(1-s)/p (1), dimana:
N - kecepatan motor asinkron;
F - frekuensi motor asinkron;
S - tingkat selip motor;
P - Jumlah kutub motor listrik.
Berdasarkan rumus, kecepatan n berbanding lurus dengan frekuensi f. Selama frekuensi f diubah, kecepatan motor dapat diubah. Ketika frekuensi f berubah dalam rentang 0-50 Hz, rentang pengaturan kecepatan motor sangat luas. Konverter frekuensi merupakan metode pengaturan kecepatan ideal yang efisien dan berkinerja tinggi, yang menyesuaikan kecepatan dengan mengubah frekuensi catu daya motor.







































